CJR PSIKOLOGI PENDIDIKAN JURNAL MARDIANTO


Review jurnal PSIKOLOGI PENDIDIKAN
ANALISA MATERI KULIAH ILMU JIWA PENDIDIKAN
Disusun Sebagai Salah Satu Tugas Mandiri Yang Diwajibkan Dalam Mengikuti Perkuliahan PSIKOLOGI PENDIDIKAN
                                                                                   
Oleh :
Santi Ariani Rambe
(0310182069)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA
TAHUN 2019

Kata Pengantar
Alhamdulillah Robbil ‘Alamin, Segala Puji bagi Allah SWT Tuhan semesta alam. Atas segala karunia nikmatNya sehingga penulis dapat  me-review jurnal dengan sebaik-baiknya. Jurnal ini yang berjudul : analisa materi kuliah ilmu jiwa pendidikan .Disusun dalam rangka memenuhi salah satu tugas kelompok dalam mata kuliah Psikologi Pendidikan
 Review jurnal ini berisi analisa terhadap bobot materi ilmu jiwa pendidikan . Meski telah direview secara maksimal, namun penulis sebagai manusia ciptaan Allah menyadari bahwa jurnal review  ini jauh dari kata sempurna. Karenanya penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Besar harapan penulis jurnal review ini dapat bermanfaat bagi orang lain. Demikian apa yang bisa penulis sampaikan.










Pendahuluan
Saya memilih jurnal tentang analisa materi ilmu jiwa pendidikan adalah ketika saya nantinya menjadi seorang guru, maka saya harus menjadi guru yang benar benar memahami keadaan psikologis perkembangan siswa.
Komponen yang terdapat di dalam psikologi perkembangan adalah mencakup pentingnya psikologi dalam pendidikan, pengertian psikologi pendidikan jiwa manusia, kepribadian, intelegensi, bakat peserta didik, perkembangan anak dan remaja, belajar dan permasalahannya, teori belajar, interaksi belajar, keterkaitan perilaku guru terhadapa dinamika kelas, pembinaan disiplin di dalam kelas, motivasi belajar, strategi belajar mengajar dan manajemen kelas serta masalah-masalah yang muncul dalam dunia pendidikan dan pengajaran. Pullias dan Young (1998), Manan (1990) serta Yelon dan Weinstein (1997) menjabarkan peran-peran guru sebagai berikut :
·         Guru adalah pendidik
·         Guru adalah pengajar
·         Guru adalah pembimbing
·         Guru adalah pelatih
·         Guru adalah penasehat
·         Guru adalah pembaharu
·         Guru adalah model dan panutan
·         Guru adalah peneliti
·         Guru adalah pendorong kreativitas
·         Guru adalah pembawa cerita
·         Guru adalah evaluator
·         Guru adalah pengawet
Dalam proses pembelajaran di dalam kelas mengatakan dengan jelas bahwa inti dari permasalahn psikologis sebenarnya adalah dari peserta didik. Bukan berarti kita harus mengacuhkan peran pendidik, namun ketika seseorang menjadi tenaga pendidik berarti seseorang tersebut telah lulus melewati proses pendidikan serta kematangan psikologis sebagai suatu modal untuk dapat mengajar peserta didik.
Maka tak heran, penguasaan pendidikl dengan psikologi pendidikan merupakan salah satu kompetensi yang wajib dipenuhi oleh pendidik. Menurut Muhibbin Stah (2003) mendefinisikan bahwa pengetahuan yang perlu dipelajari secara mendalam oleh guru dan calon guru adalah pengetahuan psikolohgi terapan yang sangat berkaitan dengan proses belajar mengajar dengan peserta didik.























Ringkasan Jurnal
Identitas jurnal
Nama jurnal : jurnal tarbiyah
Judul tarbiyah : Analisa Materi Kuliah Ilmu Jiwa Pendidikan
Penulis : Mardianto
Lembaga penerbit : Fakultas Tarbiyah IAIN-SU
No : 15
Tahun terbit : Januari 1997

Ringkasan bagian jurnal
1.    Pendahuluan
Sebagai satu Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK) Fakultas Tarbiyah tidak dapat melepaskan eksistensi kelembagaan yakni bertujuan menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan/atau menciptakan ilmu pengetahuan dan teknologi dan kesenian.
Profesi keguruan yang lebih bercirikan islam menjadi satu tatanan tersendiri bagi Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Medan. Dengan dasar tersebut, maka seluruh kegiatan baik akademis, kurikuler maupun pengembangan teknis selalu diarahkan pada penciptaan profesionalisme sistem perkuliahan.
Ilmu jiwa pendidikan yang membahas tentang kajian kajian proses pendidikan dengan pendekatan ilmu jiwa merupakan satu perangkat uatama bagi ilmu pendidikan. Dalam hal ini bobot materi ilmu jiwa pendidikan selalu didasarkan pada kekayaan literatur yang tersedia. Bahwa antara literatur ilmu jiwa pendidikan, tuntutan kurikulum serta tuntutan profesi sebagai guru agama islam perlu terakumulasi sebagai kesatuan yang utuh.

2.    Kajian teori
Luasnya lapangan ilmu jiwa pendidikan sebagai disiplin ilmu selalu menjadi beban dan tanggungjawab materi yang harus disampaikan untuk satu mata kuliah. Padahal keterbatasan ruang cakupan tiap tiap literatur memaksa tiap pembahasan memiliki spesifikasi tertentu.
Samuel Smith (1953) yang telah mengadakan studi mengenai 18 buah buku tentang psikologi pendidikan dipandang baik telah mendapatkan data yang menguatkan pernyataan itu. Sampai kini masih diperlukan satu pemikiran yang dapat mengakumulasi antara literatur ilmu jiwa pendidikan denga tuntutan materi yang menjadi pembahasannya.
3.    Metodologi penelitian
Penelitian ini adalah bersifat kajian perpustakaan yang lebih mengonentasikan pada kerja analisis terhadap buku buku yang telah disiapkan sebagai obyek pembahasan.
Adapun metode yang digunakan secara berturut adalah sebagai berikut.
1)      Mengumpulkan seluruh literatur ilmu jiwa pendidikan, tuntutan kurikulum yang berbahasa indonesia
2)      Mengadakan kuantifikasi bobot materi dan seluruh literatur yang ada
3)      Memberi bobot materi agama sabagai tuntutan profesi guru agama denga tiga buah literatur ilmu jiwa agama
4)      Menyusun satu konsep dasar bagi penegmbagan literatur ilmu jiwa pendidikan untuk Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Medan


4.    Pembahasan
Dalam penganalisaan materi penulis menyusun dalam empat langkah agar sistematika penguraian dapat dijadikan landasan pemahaman yang lebih obyektif tentang keadaan psikologi pendidikan sebagai satu mata kuliah di Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Medan.
Langkah pertama, analisa materi psikologi pendidikan yang pertama dilihat dari tuntutan kurikulum, dalam hal ini ada delapan topik uatama yang menjadi bahasan dari psikologi pendidikan sebagaimana tersebut
Langkah kedua, penulis melakukan penyilangan data dari dua arah yakni antara bobot yang telah ditetapkan kurikulum
Langkah ketiga, analisa dilanjutkan dengan dilihat berapa banyak dari ke enam belas buku yang membahas masing masing delapan topik inti mata kuliah psikologi pendidikan, kemudian dilihat pula sejauh mana masing masing pengarang membahas tentang topik topik inti perkuliahan dalam bukunya.
Langkah keempat, kemudian penulis akan menilai dengan skala urut kuantitas dari seluruh prosentase yang diperoleh dari data.kemudian pada bagian lain yang tampak adalah penyebaran pembahasan dari yang paling banyak di bahas dengan paling sedikit dibahas tampak pada penyebaran pembahasan topik inti kurikulum mata kuliah ilmu jiwa.
Analisa berikutnya adalah denga mengetahui bobot dari tiap tiap pembahasan baik dai tuntutan profesi Fakultas Tarbiyah untuk ilmu keguruan. Guru agama islam yang menjadi tujuan profesi bagi Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Medan tentunya harus dilandasidenga pengetahuan normatif. Ilmu jiwa pendidikan dan agama islam harus dipadukan dengan harmonis baik pendekatan disiplin ilmu maupun pendekatan fungsi praktis. Disamping mata kuliah ilmu jiwa pendidikan juga diberikan ilmu jiwa agama yang bobotnya sama 2 SKS di Fakultas Tarbiyah. Namun, penelitian menganalisa bawa diperlukan satu sistem analisa lintas disiplin yang ada interdepedensi antara ilmu jiwa pendidikan dengan ilmu jiwa agama.

5.    Kesimpulan
Penelitian ini difokuskan pada bidang analisa terhadap bobot materi ilmu jiwa pendidikan yang ada dalam kurikulum dengan yang ada dalam literatur. setelah dilakukan formulasi pemabahasan tersebut maka penelitian ini menemukan dua gejala yang patut dikembangkan lebih jauh yakni sebagai berikut.
Pertama, bahwa bobot materi ilmu jiwa pendidikan yang ada dalam kurikulum yakni delapan topik inti dianggap telah banyak dibahas oleh buku atau literatur yang tersedia
Kedua, bahwa materi isi ilmu jiwa pendidikan yang ada dalam buku literatur sebanyak enam belas buah telah mampu menjawab tuntutan materi yang ada dalam kurikulum. Bahkan banyak diantara buku buku tersebut memiliki pembahasan yang ada diluar topik
Ketiga, bahwa diperlukan satu pembahasan perpaduan antara ilmu jiwa pendidikan dengan ilmu jiwa agama sebagai satu kesatuan baik seacra lintas disipliner maupun praktis dalam pembahasan psikologi pendidikan.











Pembahasan

a.    Relevansi antara topik jurnal dengan karya karya dan bidang keahlian penulis adalah terdapat relevansi antara topik jurnal terhadap bidang keahlian penulis, dimana pada identitas jurnal tertera mardianto merupakan akademis/dosen dari Universitas Islam Negeri SumateraUtara

b.    Pokok pokok argumen penulis didalam pendahuluan adalah sebagai berikut :
·         Ilmu jiwa pendidikan yang membahas tentang kajian kajian proses pendidikan dengan pendekatan ilmu jiwa merupakan satu perangkat uatama bagi ilmu pendidikan
·         Dalam penganalisaan materi penulis menyusun dalam empat langkah agar sistematika penguraian dapat dijadikan landasan pemahaman yang lebih obyektif tentang keadaan psikologi pendidikan sebagai satu mata kuliah di Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Medan.
·         Langkah pertama, analisa materi psikologi pendidikan yang pertama dilihat dari tuntutan kurikulum, dalam hal ini ada delapan topik uatama yang menjadi bahasan dari psikologi pendidikan sebagaimana tersebut
·         Langkah kedua, penulis melakukan penyilangan data dari dua arah yakni antara bobot yang telah ditetapkan kurikulum
·         Langkah ketiga, analisa dilanjutkan dengan dilihat berapa banyak dari ke enam belas buku yang membahas masing masing delapan topik inti mata kuliah psikologi pendidikan, kemudian dilihat pula sejauh mana masing masing pengarang membahas tentang topik topik inti perkuliahan dalam bukunya.
·         Langkah keempat, kemudian penulis akan menilai dengan skala urut kuantitas dari seluruh prosentase yang diperoleh dari data

c.    Pemilihan seta cakupan kajian teori
Adapun literatur yang digunakan dalam penulisan adalah literatur lama karena jurnal yang dicritic saja joernal lama yaitu tahun 1997.

d.   Metedologi penelitian yang digunakan dan relevansinya metodologi dalam penelitian ini dengan menggunakan Penelitian yang bersifat kajian perpustakaan yang lebih mengonentasikan pada kerja analisis terhadap buku buku yang telah disiapkan sebagai obyek pembahasan.
Adapun metode yang digunakan secara berturut adalah sebagai berikut.
5)      Mengumpulkan seluruh literatur ilmu jiwa pendidikan, tuntutan kurikulum yang berbahasa indonesia
6)      Mengadakan kuantifikasi bobot materi dan seluruh literatur yang ada
7)      Memberi bobot materi agama sabagai tuntutan profesi guru agama denga tiga buah literatur ilmu jiwa agama
8)      Menyusun satu konsep dasar bagi penegmbagan literatur ilmu jiwa pendidikan untuk Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Medan

e.    Kerangka berfikir penulis pada bagian pembahasan
Dalam penganalisaan materi penulis menyusun dalam beberapa langkah agar sistematika penguraian dapat dijadikan landasan pemahaman yang lebih obyektif tentang keadaan psikologi pendidikan sebagai satu mata kuliah di Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Medan.

f.     Kesimpulan dan saran yang diajukan penulis serta implikasinya pada penelitian berikutnya
Gambaran peneliti tentang Analisa Materi Kuliah Ilmu Jiwa Pendidikan yaitu model konseptual yang diajukan merupakan hasil dari analisis SWOT (strengtness, weakness, opportunity, treaaths) dari data penelitian yang penulis dapatkan.
g.    Pembahasan bias memuat persetujuan, kritik, sanggahan, uraian penjelas serta posisi penulis journal review terhadap jurnal :
Keunggulan jurnal :
·         Pemilihan judul yang bagus ntuk menarik minat para pembaca
·         Penjelasan yang disampaikan pada pembahsan memaparkan cukup jelas
·         Penggunaan tata bahasa yang sesuai EYD
Kekurangan jurnal :
·           Abstrak tidak ada, sehingga pembaca tidak dapat mengetahui hasil dari penelitian secara mudah
·           Jurnal ini tidak memiliki seperti landasan teori dan daftar pustaka sehingga belum memenuhi syarat sebagai jurnal














Kesimpulan

1.    Berdasarkan pembahasan jurnal
Berdasrkan analisis data pada pembahasan serta hasil penelitian bahwa Luasnya lapangan ilmu jiwa pendidikan sebagai disiplin ilmu selalu menjadi beban dan tanggungjawab materi yang harus disampaikan untuk satu mata kuliah. Padahal keterbatasan ruang cakupan tiap tiap literatur memaksa tiap pembahasan memiliki spesifikasi tertentu.
2.         Untuk jurnal
Isi dari pembahasan jurnal yang dibuat oleh penulis cukup jelas sehingga mudah dipahami bagi pembaca dan untuk membuat critical jurnal, walau masih ada beberapa langkah langkah yang kurang untuk sebuah jurnal


Saran
Berdasarkan hasil dari penelitian review jurnal, bahwa saran dan tindak lanjut untuk si penulis harus lebih memahami aturan aturan dalam pembuatan jurnal yang baik dan benar, agar bagi pembaca jurnal lebih mudah memahami isi dari jurnal.




















Komentar

Postingan populer dari blog ini

CBR Psikologi belajar