CJR Jurnal psikologi pendidikan
Review jurnal PSIKOLOGI PENDIDIKAN
HUBUNGAN
ANTARA PERSEPSI SISWA TERHADAP DUKUNGAN SOSIAL ORANG TUA DENGAN PRESTASI
BELAJAR SISWA SMA DI SURABAYA
Disusun Sebagai Salah Satu Tugas Mandiri
Yang Diwajibkan Dalam Mengikuti Perkuliahan PSIKOLOGI PENDIDIKAN
Oleh :
Santi Ariani Rambe
(0310182069)
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
UNIVERSITAS
ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA
TAHUN
2019
Kata Pengantar
Alhamdulillah Robbil ‘Alamin, Segala Puji bagi
Allah SWT Tuhan semesta alam. Atas segala karunia nikmatNya sehingga penulis dapat me-review jurnal dengan sebaik-baiknya. Jurnal
ini yang berjudul : Hubungan Antara Persepsi Siswa Terhadap Dukungan Sosial
Orang Tua Dengan Prestasi Belajar Siswa SMA Di Surabaya .Disusun dalam rangka
memenuhi salah satu tugas kelompok dalam mata kuliah Psikologi Pendidikan oleh bapak
Review
jurnal ini berisi tentang tingkat prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh
beberapa faktor antara lain faktor psokologis siswa dan faktor lingkungan
sosial siswa. Meski telah direview secara maksimal, namun penulis sebagai
manusia ciptaan Allah menyadari bahwa jurnal review ini jauh dari kata sempurna. Karenanya penulis
mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Besar harapan kami
penulis jurnal review ini dapat bermanfaat bagi orang lain. Demikian apa yang
bisa penulis sampaikan.
Pendahuluan
Saya
memilih jurnal tentang hubungan antara persepsi siswa terhadap dukungan sosial
orang tua dengan prestasi belajar siswa SMA di Surabaya adalah ketika saya
nantinya menjadi seorang guru dan orang tua, maka saya harus menjadi guru dan
orangtua yang selalu memberikan dukungan sosial dan mampu mampu memahami
keadaan sosial siswa.
Orangtua
adalah tanggung jawab utama dalam pendidikan dan prestasi belajar anak. Para
orangtua yang akan menentukan masa depan anak, namun dalam keterbatasan dan
peluang yang dimiliki oleh orangtua, maka mereka meminta pihak lain untuk
membantu mendidik anak-anak. Pihak lain adalah guru di sekolah, namun setelah
anak-anak dititipkan di sekolah maka orangtua tetap bertanggung jawab untuk
keberhasilan pendidikan anak mereka. Tanggung jawab orangtua antara lain dapat
diwujudkan dengan membimbing kelangsungan anak belajar di rumah sesuai dengan
program yang telah dipelajari anak di sekolah, membimbing anak belajar di rumah
dapat dilakukan dengan mengawasi dan membantu mengerjakan tugas sekolah.
Pendidikan
dalam keluarga merupakan basis pendidikan yang pertama dan utama. Situasi
keluarga yang harmonis dan bahagia akan melahirkan anak atau generasi-generasi
penerus yang baik dan bertanggung jawab. Peran orang tua yang seharusnya adalah
sebagai orang pertama dalam meletakkan dasar-dasar pendidikan terhadap
anak-anaknya.
Tidak
menutup kemungkinan bahwa masalah yang dialami anak di sekolah seperti rendahya
prestasi belajar serta berhasil tidaknya proses belajar anak merupakan akibat
dari situasi lingkungan keluarga yang tidak harmonis dan peran orang tua yang
tidak dijalankan dengan baik. Orang tua perlu mengetahui apa saja faktor yang
dapat mempengaruhi proses belajar pada anak, sehingga orangtua dapat mengetahui
penyebab dan pendukung anak dalam berprestasi.
Ringkasan Jurnal
1. Identitas jurnal
Nama jurnal : Hubungan Antara Persepsi Siswa
Terhadap Dukungan Sosial Orangtua Dengan Prestasi Belajar Siswa SMA Di Surabaya
Judul
jurnal : Psikologi Pendidikan dan perkembangan
Penulis : Fitri Kumala Arum Sari, M.M.W.Tairas
Alamat website : http://journal.unair.ac.id/filerPDF/110610161_Ringkasan.pdf
Vol dan No : 1,
03 desember 2012
2. Ringkasan
bagian Jurnal
a. Pendahuluan
Prestasi
belajar siswa SMA di Surabaya dapat dikatakan masih belum memuaskan. Hal ini
dapat diketahui berdasarkan data beringkat 10 besar Ujian Nasional SMA se-Jawa
Timur. Pada tahun ajaran 2010/2011 menyatakan bahwa siswa SMA Surabaya berada pada
perigkat ketujuh rata rata tertinggi hasil UN dengan nilai rata rata 46 pada
jurusan IPS, sedangkan pada jurusan IPA, surabaya tidak termasuk peringkat
kesepuluh besar.
Kecanggihan
teknologi dan ketersediaan fasilitas fasilitas yang memadai di kota surabaya
dibandingkan dengan wilayah wilayah lain di jawa timur tersebut seharusnya
lebih membantu siswa dalam mengakses informasi, sehingga diharapkan prestasi
siswa SMA di kota surabaya lebih baik dibanding wilayah wilayah lain di jawa
timur.
Suryabrata
(2007:233) mengklasifikasikan faktor faktor yang mempengaruhi prestasi belajar
terdiri atas dua yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Faktor internal
dapat dibagi menjadi dua faktor yaitu faktor fisiologis dan faktor psikologis.
Faktor eksternal dibagi menjadi dua lagi, yaitu faktor non sosial dan faktor
sosial. Pada faktor eksternal, hawadi (2001:90) menambahkan bahwa ia membedakan
menjadi tiga macam, meliputi lingkungan sekolah, lingkungan keluarga,
lingkungan masyrakat.
Siswa
sekolah menengah atas (SMA) secara umum berusia enam belas tahun sampai dengan
sembilan belas tahun dan berada pada tahap perkembangan remaja.
Papalia,dkk.(2008:534) berpendapat bahwa masa remaja merupakan masa transisi
perkembangan antara masa kanak kanak dan masa dewasa yang mengandung perubahan
besar pada kondisi fisik, kognitif, dan psikososial.
b. Metode
penelitian
Tipe
penelitian ini termasuk penelitian penjelasan (explanatory research). Metode
yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode korelasional. Subjek dipilih
berdasarkan teknik random smpling, artinya setiap dari populasi memiliki
kesempatan yang sama untuk menjadi sample. Metode pengambilan data dilakukan
dengan metode koesioner dan studi dokumentasi.
Sampel
pada penelitian ini berjumlah 251 siswaSMA yang tinggal dengan kedua orang
tuanya dan memiliki IQ total pada range rata rata (c). Untuk menjaga kesamaan
alat tes yang digunakan, maka dalam penelitian ini, pengukuran intelegensi
dilakukan oleh biropsikologi yang sama, dalam penelitian ini brio Exensia.
Variabel
x dalam penelitian ini yaitu persepsi siswa terhadap dukungan sosial orang tua.
Variabel Y dalam penelitian ini yaitu persepsi belajar siswa. Kuesioner
persepsi siswa terhadap dukungan sosial orang tua berjumlah 103 item dengan
pilihan respon sangat setuju (ST), setuju (S), tidak setuju (TS) dan sangat
setuju (STS). Adapun indikator persepsi siswa terhadap dukungan sosial orang
tua orang tua mengacu pada teori Lee, dkk (1999:12). Koefisien reliabilitas
alfa cronbach yang diperoleh sebesar 0,976 untuk variabel persepsi siswa
terhadap dukungan sosial orang tua yang menunjukkan bahwa koesioner tersebut
reliabel. Analisi data dilakukan dengan menggunakan kolerasi spearman dengan
bantuan SPSS versi 20.0 for windows.
c. Pembahasan
Hasil penelitian ini diperoleh nilai
korelasi antara persepsi siswa terhadap dukungan orang tua dengan persepsi
belajar sebesar r=0,130 dengan p=0,064. Dua hal yang terdapat dalam penafsiran
kolerasi, yaitu tanda positif dan negatif yang berhubungan dengan arah
korelasi, serta kuat lemahnya korelasi.
Dapat diatikan bahwa tidak terdapat
hubungan antara persepsi siswa terhadap dukungan sosial orang tua dengan
prestasi belajar siswa SMA di surabaya. hal ini disebabkan oleh beberapa hal
seperti : (1). Adanya social desirability yaitu kecenderungan untuk berespon
sesuai dengan apa yang dapat diterima secara sosial atau kecenderungan untuk
menunjukkan hal hal yang positif. Subjek mungkin menjawab bukan atas jawaban
pribadi sehingga penilaian cenderung positif. (2). Ada kemungkinan subjek
menjawab denga tidak jujur dan tidak terbuka pada saat mengisi questionare.
(3). Instrument atau alat ukur yang dibuat kurang baik sehingga kurang
mencerminkanatribut yang akan diukur. (4). Kondisi subjek pada saat melakukan
pengisisan questionare dapat mempengaruhi jawaban jawaban yang diberikan. (5).
Kurangnya pendekatan yang dilakukan peneliti kepada subjek dapat mengakibatkan
penolakan untuk menjadi responden.
Pembahasan
a. Relevansi
antara topik jurnal dengan karya karya dan bidang keahlian penulis adalah
terdapat relevansi antara topik jurnal terhadap bidang keahlian penulis, dimana
pada identitas jurnal tertera Fitri
Kumala Arum Sari, M.M.W.Tairas merupakan akademis dari universitas Airlangga
Surabaya
b. Pokok pokok argumen penulis
didalam pendahuluan adalah sebagai berikut :
·
Prestasi belajar siswa SMA di Surabaya dapat dikatakan
masih belum memuaskan.
·
Siswa sekolah menengah atas (SMA) secara umum berusia
enam belas tahun sampai dengan sembilan belas tahun dan berada pada tahap
perkembangan remaja.
·
faktor faktor yang mempengaruhi prestasi belajar
terdiri atas dua yaitu faktor eksternal dan faktor internal.
·
masa remaja merupakan masa transisi perkembangan antara
masa kanak kanak dan masa dewasa yang mengandung perubahan besar pada kondisi
fisik, kognitif, dan psikososial.
c. Pemilihan seta
cakupan kajian teori
Adapun literatur
yang digunakan dalam penulisan adalah literatur baru karena tidak ada pustaka
yang dibawah tahun 2000 yang berasal dari buku buku psikologi pendidikan.
d.
Metedologi
penelitian yang digunakan dan relevansinya metodologi dalam penelitian ini
dengan menggunakan tipe penelitian penjelasan (explanatory research). Metode
yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode korelasional. Subjek dipilih
berdasarkan teknik random smpling, artinya setiap dari populasi memiliki
kesempatan yang sama untuk menjadi sample. Metode pengambilan data dilakukan
dengan metode koesioner dan studi dokumentasi. Penelitian Eksplanatori adalah penelitian bertujuan untuk menguji
suatu teori atau hipotesis guna memperkuat atau bahkan menolak teori atau
hipotesis hasil penelitian yang sudah ada sebelumnya. Penelitian eksploratori
bersifat mendasar dan bertujuan untuk memperoleh keterangan, informasi, data
mengenai hal-hal yang belum diketahui. Karena bersifat mendasar, penelitian ini
disebut penjelajahan (eksploration). Penelitian eksploratori dilakukan apabila
peneliti belum memperoleh data awal sehingga belum mempunyai gambaran sama
sekali mengenai hal yang akan diteliti. Penelitian eksploratori tidak
memerlukan hipotesis atau teori tertentu. Peneliti hanya menyiapkan beberapa
pertanyaan sebagai penuntun untuk memperoleh data primer berupa keterangan,
informasi, sebagai data awal yang diperlukan.
e.
Kerangka berfikir penulis pada bagian pembahasan
Hasil
penelitian ini diperoleh Hasil
penelitian ini diperoleh nilai korelasi antara persepsi siswa terhadap dukungan
orang tua dengan persepsi belajar sebesar r=0,130 dengan p=0,064. Dua hal yang
terdapat dalam penafsiran kolerasi, yaitu tanda positif dan negatif yang
berhubungan dengan arah korelasi, serta kuat lemahnya korelasi.
f. Kesimpulan dan
saran yang diajukan penulis serta implikasinya pada penelitian berikutnya
Gambaran peneliti
tentang hubungan antara persepsi siswa terhadap dukungan sosial orang tua
dengan prestasi belajar siswa SMA di Surabaya yaitu model konseptual yang
diajukan merupakan hasil dari analisis SWOT (strengtness, weakness,
opportunity, treaaths) dari data penelitian yang penulis dapatkan
g. Pembahasan bias
memuat persetujuan, kritik, sanggahan, uraian penjelas serta posisi penulis
journal review terhadap jurnal :
·
Pemilihan judul yang bagus untuk menarik minat para
pembaca
·
Abstrak jelas, sehingga denga membaca abstrak saja
pemabaca dapat mengetahui hasil dari penelitian tersebut
·
Hasil penelitian ini juga dapat digunakan sebagai acuan
dalam penelitian lebih lanjut
·
Penjelasan yang disampaikan pada pembahasan memaparkan
cukup jelas
Kesimpulan
1. Kesimpulan berdasarkan
pembahasan jurnal
Berdasarkan
penelitian data pada pembahasan serta hasil penelitian bahwa tidak terdapat
hubungan antara persepsi siswa terhadap dukungan sosial orang tua dengan
prestasi belajar siswa SMA di surabaya. hal ini disebabkan oleh beberapa hal
seperti : (1). Adanya social desirability yaitu kecenderungan untuk berespon
sesuai dengan apa yang dapat diterima secara sosial atau kecenderungan untuk
menunjukkan hal hal yang positif. Subjek mungkin menjawab bukan atas jawaban
pribadi sehingga penilaian cenderung positif. (2). Ada kemungkinan subjek
menjawab denga tidak jujur dan tidak terbuka pada saat mengisi questionare.
(3). Instrument atau alat ukur yang dibuat kurang baik sehingga kurang
mencerminkanatribut yang akan diukur. (4). Kondisi subjek pada saat melakukan
pengisisan questionare dapat mempengaruhi jawaban jawaban yang diberikan. (5).
Kurangnya pendekatan yang dilakukan peneliti kepada subjek dapat mengakibatkan
penolakan untuk menjadi responden.
2. Kesimpulan
untuk jurnal
Isi dari
pembahasan jurnal yang dibuat oleh penulis cukup jelas sehingga mudah dipahami
bagi pembaca
Komentar
Posting Komentar